TUlisan terbaru dari kami...

get this widget here

Islamnya negara kita...

Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.

Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besar-besaran. Aceh, daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara, adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri, yakni Pasai. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi., yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi'i. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur.

Baca selengkapnya »

kita harus yakin...

Oh, kabut membayangi langkahku
Oh, mendung menyertai hariku
Namun harapanku tak pernah mati
Seperti senandungku yang tak henti

Satu hari kupastikan diriku
Akan pergi meraih cita-cita
Takkan harapanku, tak akan mati
Seperti senandungku yang tak henti

Dari balik awan, kulihat cahaya
Dari balik awan, kudengar jawaban
Dari balik awan, kukejar impianku
Dari balik awan, kan kugenggam matahari

(Dari balik awan, kulihat cahaya
kudengar jawaban, kukejar impian, kan kugenggam matahari….)

Satu hari kupastikan diriku
Akan pergi meraih cita-cita
Takkan harapanku, tak akan mati
Seperti senandungku yang tak henti

Dari balik awan, kulihat cahaya
Dari balik awan, kudengar jawaban
Dari balik awan, kukejar impianku
Dari balik awan.. Dari balik awan..
Dari balik awan, kan kugenggam matahari..


untuk kita

Ramadhan bagi kita apaan sih???



"اللهم بركلنا في رجب و شعبان وبلغنا رمضان....."
Ya, bulan mulia itu semakin dekat menghampiri kita, apa yang telah kita persiapkan untuk menyambut sosok yang tamu mulia itu…
Ramadhan… sekarang timbul dibenak kita, apa sih makna sebuah kata ramadhan bagi kita seorang penggerak dunia… apakah ramadhan bagi kita sama dengan ramadhan bagi orang orang yang telah dahulu dari pada kita…
Kita adalah sekumpulan roda roda kokoh yang akan menggerakkan sebuah mobil dunia masa depan, apakah kita akan melalui ramadhan ramadhan kita hanya dengan hal hal biasa???, apakah dengan sebuah hal yang biasa akan bisa menjadikan kita orang orang pembeda, apakah bisa menjadikan kita sebuah komponen berharga bagi dunia ini…???
Mari kita satukan makna dalam perjalanan ramadhan kita, kita jadikan ia benar benar bermakna…
Ramadhan itu… kita maknai ia dengan Syahru musabaqah… (bulan perlombaan)
Mengapa kita menjudulinya seperti itu, karna Bulan ramadhan memiliki sebuah ciri kompetisi, ciri persaingan, perlombaan dan sebagainya…
Why???
Hehehe… ini adalah bulan yang dimana ia menantang perlombaan dengan diri kita sendiri, ia akan menantang diri kita dimasa lalu diri kita yang telah tertinggal oleh waktu…
Maksudnya???
… Ramadhan menuntut kita berlomba dengan amalan amalan kita terdahulu,menantang sebuah kesuksesan kita terdahulu… ia akan menantang diri kita dahulu yang hanya mengkhatamkan 1 kali Al-quran,dan ia akan menantang diri kita yang hanya mampu menghafal 10 halaman al-quran…
Nah…
Sekarang pertanyaannya apakah kita siap dengan tantangan itu, ato malah kita takut dan mundur dari medan pertempuran ini… apakah tak terbesitkah oleh diri kita untuk menjadi seorang pemenang, pemenag yang takterkalahkan…
… sekarang mari kita buktikan pada dunia bahwanya kita memang pantas untuk menjadi sekumpulan roda penggerak masa depan ISLAM….
Mari bersama kita saling berlomba dalam kebaikan dan meri bersama kita saling berebut dan berpacu dalam kebaikan…
Demi sebuah masa depan…




cerpen

Saudaraku



Fajar mulai menyingsing, sang kokkok memanggil penghulu eh ke hulu, tanda datangnya hidup baru. Membawa berita baru. Bukan cerita lucu, tapi berita yang lumayan seru. Dua gedung pencakar langit biru di Amerika runtuh dan mengakibatkan korban yang jumlahnya lebih dari seribu (menurut isu). Amerika geger, dunia ikut geger. Ada sorak kegembiraan bagi yang terlanjur benci Amerika. Ada rasa takut di kalangan penjilat. Negara adidaya kecolongan. Sepertinya mustahil. Tapi itulah kenyataannya. Di atas langit ada langit. Agar dunia tahu dan sadar siapa Tuhan manusia. Allah Yang Maha Kuasa.Yang Maha berkehendak. Tak ada sesuatu yang terjadi kecuali atas kehendak-Nya.
"Ini pasti ulah si Islam.. !!!teriak Amerika garang.
“Mas…mas jangan sembarangan nuduh ye. Islam tuh orangnye baek-baek. Super toleran ama orang laen,” bantah bang Izzat kesal sambil menudingkan jarinya ke arah Amerika.
“Nggak! Pokoknya ini pasti kerjaannya Arab si biang kerok bin laden itu...
“Wah… itu sih sentimen namanya bung.”
“Bodo amat. Amat aja nggak bodo. Saudara mau apa? Kalo saya bilang Islam ya Islam. Dunia kan milik saya sekarang, tahu? saya mau begini kek, mau begitu kek, apa urusan kamu?”
Sebagai orang Islam yang tulen, mendengar begitu bang Izzat tambah naek darah, ”Heh, jangan mentang-mentang preman ye, berani seenaknya. Saya bilangin aja, Islam nggak bakal pernah nyakitin orang sebelum disakiti, Bung. Emang sekarang Islam lemah tapi ingat semut pun kan marah bila terlalu.”
“Maksud saudara… ?” tanya Amerika dengan nada mengejek.
“Iya, saudara seenaknya saja menuduh tanpa bukti yang jelas. Merasa ada yang mengusik sedikit maen tarik, maen gebuk. Emangnya kami beduk!? Saudara menuduh si Islam teroris lantaran korban yang jumlahnya belum seberapa dibanding korban orang-orang Palestina yang dihabisi Israel. Apakah saudara telah lupa siapa yang meledakkan bom atom di Heroshima? Berapa jumlah korban orang-orang tak berdosa di sana hah? Coba jawab… jawab...siape yang teroris, siape?” sambil menarik kerah baju Amerika karena sudah saking keselnya.
Amerika menepis tangan bang Izzat dan dengan congkak ia malah balas marah, ”Eh...eh...eh berani ya? Apa anda tidak sadar dengan siapa anda sedang berhadapan? Belum pernah kelilipan rudal ya? Ha…ha…ha….. Pengawal, tangkap ini orang. Interogasi dia. Mungkin dia punya hubungan dengan bin laden."
“Siap, tuan!” Pengawal-pengawal dengan serentak menangkap bang Izzat. Sementara si Kuwait, Pakistan, Saudi, dan laen-laennya hanya menonton kejadian itu saja.
”Hei, arab-arab dungu! kenape ente-ente pade diem aje, bertindak dong, bertindak! Bang Izzat terus diseret menjauh hingga tak terdengar suaranya lagi.
‘’Hei Arab, perlu suadara-saudara ketahui, bahwa seluruh Eropa sudah mendukung Amerika. Apakah saudara mau seperti bang Izzat? kalian harus membantu kami menangkap bin Laden keparat itu, mengerti ?
‘’Mengerti, tuan!” jawab arab-arab serentak.
“Ha…ha...ha… bagus...bagus,” tawa Amerika bangga.
“Tapi bin Laden itukan masih family kami tuan,” kata salah satu Arab.
“Heh, jangan banyak komentar! Saudara mau tetap memimpin Arab tidak? Atau saudara mau kami menggulung negeri kalian?
“Kaen kali, maen gulung aja,” gerutu salah satu Arab.
‘’Apa kamu bilang? Tanya Amerika.
“He...he...he...nggak tuan.”
“Cengingisan! Gue gembuk juga luh”..!bentak amerika.
“Jangan tuan ..jangan.. kami siap deh ngorbanin saudara sendiri asal kami tetep hidup bahagia”.
Mereka pun pergi menghubungi si afghanistan meminta agar menyerahkan bin laden yang diperkirakan bersembunyi disitu.
“Walaupun tidak ada ikatan darah dengan bin laden kami tidak akan menyerahkan saudara seaqidah kami, meskipun perang yamg akan kami hadapi”. Tegas afghanistan.
“jangan sok mantap deh ghan..! amerika tuh”. Rayu si arab.
“Nggak peduli, amerika kek, ame rino kek, ame siape kek. Yang penting islam” kata afghan.
“Wah, kalo begini caranya bisa perang beneran ini, kacau dah…kacau. Udah ah pokoknya nggak mau tahu. Kalo tambah ba-by ok” dengan langkah kecewa arab meninggalkan afghan.
Semua yang dianggap punya hubungan dengan bin laden di sikat habis. Sampai tiba saatnya hari eksekusi bang Izzat. Dengan disaksikan orang banyak amerika ingin menunjukan powernya.
“saudara-saudara sekalian, inilah contoh kawanan teroris yang mengganggu dunia. Sekarang kita akan saksikan kematiannya bersama”. Tembaaak….perintah amerika.
Dor..dor…dor…gubrak . tubuh sang mujahid bang Izzat jatuh dari ranjangnya.
Berhubung bang Izzat udah bangun, abang minta maaf nggak bisa ngelanjutin ngimpinya lagi. Abang mau qiyam dulu. Ngimpi ini abang kasih judul Hidup mulia atau Mati syahid. Sampai ketemu di edisi bang Izzat yang baru.

Bang Muchtar

Mabrukkk


Diujung penantian yang menegangkan, hal yang ditunggu tunggu itu pun datang dengan linangan air mata kebahagiaan... Susah payah yang dirasakan seakan hilang tanpa sisa dengan berita kesuksesan ini... abang hanya dapat mengucapkan selamat pada segenap adek2ku tercinta moga segala impian dan harapan yang telah dirancangkan tercipta dengan indah dan memuaskan... keep fighting...
dan jangan lupa, kontribusimu tidak hanya diharapkan dari pendidikan formal itu, tapi juga dari sebuah tarbiah islamiah... ayo bersama kita kuatkan jalan dakwah ini... ada tidak adanya kita disana tidak akan berpengaruh pada dakwah itu, karna ia akan selalu digerakkan oleh orang orang kuat yang siap untuk itu... tapi aoakah janji Allah tidak menggiurkan bagi kita... ayoooooo... semoga kita bertemu kelak dalam keadaan yang membahagiakan... Amiiennnn

Ilmu

Sepanjang sejarah beberapa madrasah telah berperan besar dalam menyandang dan menyebarkan dakwah islam. Sebut saja Masjid Zaitunah di Tunisia, Madrasah Utsmaniyah di Tripoli, Masjid Qarawain di Fas (Maroko), Masjid Umawy di Damaskus, Masjid Al Fatih di Istanbul, Berbagai madrasah ilmiah di Hadramaut, Shan`a, India, Shinqit (Mauritania), dan berbagai madrasah yang tersebar di timur dan barat belahan bumi lainnya yang cendrung memiliki manhaj yang sama.



Sampai saat ini Al Azhar salah satu di antara sekian madrasah besar dunia dan masih eksis dengan manhajnya yang orisinil. Ketika diperhatikan lebih seksama, maka seorang Syaikh Usamah Al Sayyid Mahmud Al Azhari menemukan beberapa keistimewaan pembelajaran di Al Azhar, sebagai berikut;



1. Adanya ketersambungan sanad; perhatian terhadap riwayat, dirayat (penguasaan) dan tazkiyah (rekomendasi).

Diantara keistimewaan manhaj Al Azhar adalah ilmu dan wawasannya diwariskan secara naqal (transfer ilmu) yang bersambungan sanad. Setiap generasi mempelajari dari generasi sebelumnya dengan sanad yang bersambungan dan pemahaman yang berkesinambungan. Tidak ada seorangpun para penuntut ilmu di Al Azhar yang mengajar kecuali setelah melalui proses talaqqi (belajar langsung) dan suhbah (bergaul) dengan para ulama dalam rentang waktu yang lama, sampai mereka diberikan izin dan diberikan ijazah (legalitas) untuk meriwayatkan, mendidik, menulis dan mengajarkan ilmu.



Apabila Anda bertanya kepada salah seorang diantara mereka tentang para guru mereka, Ia akan menyebutkan beberapa orang diantara (guru-guru) mereka. Dan Apabila Anda bertanya; "berapa lama Anda bergaul dengan seorang guru Anda atau para guru Anda?" Ia akan menyebutkan kepada Anda bahwa Ia telah bergaul dengan guru mereka selama rentang waktu yang panjang, sehingga mereka memahami dan menguasai dengan baik dari mereka (para guru) manhaj (metodologi) pemahaman dan pengantar-pengantar keilmuan.



Beda halnya dengan manhaj-manhaj lainnya, akan didapati bahwa manhaj mereka terputus dan tidak berkesinambungan. Akan ditemukan bahwa diantara mereka sudah mulai mengajarkan ilmu tanpa bergaul bersama ulama. Apabila Anda tanya salah seorang diantara mereka; "berapa lama Anda bergaul dengan guru Anda?" Ia akan menyebutkan kepada Anda bahwa Ia telah bertemu dengan gurunya sekali atau bergaul dengannya beberapa jam saja. Bagaimana mungkin Ia akan memperoleh ilmu dan bagaimana mungkin bisa diyakini pemahamannya?!



2. Mementingkan penguasaan terhadap ilmu alat.

Manhaj ini merupakan manhaj yang sangat memperhatikan tarbiyah anak-anaknya dengan pendidikan yang komprehensif dan matang serta mendalami ilmu-ilmu alat, seperti: Nahwu, Sharf, Isytiqaq, Balaghah dengan segala cabangnya, Ushul Fiqh, Ilmu Hadits, dan ilmu-ilmu lain yang membantu seorang pelajar dan menopangnya untuk membangun keahlian yang mengantarkannya memiliki kapabalitas untuk menceburkan diri dalam pemahaman al Qur`an dan sunnah dengan dukungan ilmu pengetahuan, penguasaan ilmu yang baik, dan ketajamanan ilmu. Mereka mendalami semua ilmu tersebut dengan berpedoman kepada manhaj mu`tamad (metodologi yang bisa diyakini kebenarannya), yang mengantarkan seorang pelajar dari mukaddimat (permulaan ilmu) kepada pendalaman inti-inti ilmu.



Seolah-olah keistimewaan pertama yaitu menyertai ulama dalam waktu yang panjang melahirkan keistimewaan kedua. Dari pergaulan yang lama dengan para ulama membuahkan talaqqi berbagai ilmu dan transfer pemahaman.



3. Penguasaan yang matang terhadap maqashid syariah.

Dari pergaulan panjang bersama para ulama dan penguasaan ilmu alat, menyebabkan terbukanya pemahaman yang komprehensif terhadap maqashid syariah (tujuan disyariatkannya suatu syariat). Dan memunculkan pemahaman bahwa agama Allah datang bertujuan untuk; mewujudkan fungsi beribadah kepada Allah, mensucikan dan membersihkan jiwa, membangun jagad raya, menyampaikan hidayah kepada seluruh umat, menjadi pewaris para Nabi, membangun karakter manusia yang rabbani dan memiliki keshalihan pribadi, memprioritaskan pencapaian kehidupan akhirat, meraih akhlaq yang mulia, membangun peradaban, dan melakonkan kebangkitan. Sehingga umat Nabi Muhammad Saw. menjadi rahmat bagi sekalian alam, sebagaimana Rasul Saw., menjadi rahmat bagi sekalian alam.



Ketika seorang penuntut ilmu meraih ilmu maqashid, maka pemahamannya terhadap agama Allah akan menjadi luas dan pengkajiannya terhadap pemahaman furu` (cabang-cabang) fiqh dan berbagai masalah-masalah parsial akan semakin cemerlang. Pemahaman ini juga akan mengeluarkan pelajar dari karakter yang kaku dan bengis. Mereka akan mengajarkan orang-orang bodoh dan orang-orang yang memiliki pemahaman berseberangan dengan cara yang lemah lembut serta berakhlaq dengan akhlaq Nabi Saw., yang agung.



Sedangkan manhaj-manhaj lainnya, mereka tidak mengetahui maqashid syariah, tidak menguasainya, tidak didapati di dalam pembicaraan mereka adanya maqashid syariah, tidak ditemukan di dalam pemahaman dan tidak didapati prakteknya di dalam manhaj mereka.



4. Memposisikan Al Qur`an secara proporsional.

Sebagai buah dari kebersamaan dengan para ulama dalam waktu yang panjang, penguasaan ilmu alat, dan pemahaman yang komprehensif terhadap maqashid syariah berdampak yang sangat luar biasa, yaitu kapabalitas pemilik manhaj tersebut dalam `membaca` Al Qur`an. Ia mampu memposisikan ayat-ayatnya yang mulia sesuai dengan porsinya. Ia tidak menempatkan ayat-ayat yang turun berkenaan dengan orang kafir terhadap orang-orang mukmin dan tidak menempatkan ayat-ayat yang turun berkenaan dengan orang mukmin terhadap orang-orang kafir. Ia tidak mengfungsikan ayat-ayat yang turun bersifat umum terhadap perkara khusus. Atau sebaliknya, Ia tidak mengfungsikan ayat yang bersifat khusus terhadap perkara yang bersifat umum, dst.. Sungguh Ia memilki pemahaman yang baik terhadap Al Qur`an dan tepat dalam penempatan ayat-ayat Al Qur`an sesuai dengan realita tanpa kerancuan dan syubhat.



Beda halnya dengan beberapa manhaj lainnya, mereka sangat berani menceburkan diri dalam pemahaman Al Qur`an tanpa dibekali oleh sedikitpun ketajaman ilmu, yang berdampak terhadap pemahaman yang penuh dengan cacat.



5. Sangat memuliakan kedudukan umat Nabi Muhammad Saw..

Dari semua keistimewaan yang telah disebutkan sebelumnya, muncul pemahaman yang matang dari seorang penuntut ilmu terhadap keagungan umat Nabi Muhammad Saw., yang merupakan wadah islam. Ia memahami umat Nabi Muhammad Saw. adalah umat yang berilmu, memiliki hidayah, umat yang dirahmati, umat pewaris para Nabi, umat penyampai dakwah dari Allah, dan umat yang diberikan amanat dengan syariat yang mulia, umat yang berfungsi diantara sekalian umat untuk membawa hidayah dan menyampaikan syariat kepada seluruh umat. Dipahami juga bahwa umat Nabi Muhammad semestinya berperan dalam membangun peradaban dunia dengan peran yang signifikan, berpandangan progresif, yang berfungsi menunjuki seluruh umat menuju Allah dengan ilmu, seni, adab, etika, dan wawasannya di dalam seluruh medan ilmu yang sangat variatif; humaniora, empiris, logika dan ilmu-ilmu lainnya.



Ketika seseorang memahami dengan seksama hal-hal tersebut di atas, Ia akan mengagungkan umat Nabi Muhammad Saw.. Maka ia tidak akan pernah berlaku sembrono kepada mereka, dengan menuduh fasiq, syirik, bid`ah, dan tidak akan menebar kebencian serta tidak pula menebar kedengkian terhadap umat islam.



Beghitulah manhaj Al Azhar sebagaimana yang telah diketahui oleh masyarakat luas dan dipahami dengan baik oleh para pelajar asing dari berbagai penjuru dan pelosok negeri. Tidak ditemukan dari mereka dakwah yang imitasi atau klaim fasiq, akan tetapi mereka justru menebar ilmu dan hidayah.



6. Menyandang tanggungjawab hidayah secara umum (umat secara keseluruhan).

Apabila seorang pelajar sudah menguasai keistimewaan-keistimewaan sebelumnya dengan matang, maka mereka akan mampu berkomunikasi dengan orang lain dengan tampilan terbaik dalam pandangan syariat dan mempraktekkan yang paling paripurna diantara kewajiban-kewajiban yang ada. Adalah manhaj Nabi Saw. yang mulia dipenuhi oleh sikap proaktif untuk membawa seluruh makhluk menuju hidayah dan menyampaikan hidayah kepada seluruh manusia dengan perjuangan maksimal, yang dibarengi rasa kasih dan sayang kepada makhluk. Diantara ciri-ciri manhaj Al Azhar yang paling nampak menonjol adalah penanaman di dalam jiwa para peserta didiknya terhadap makna-makna agung seperti disebutkan.



Beda halnya dengan manhaj-manhaj lainnya, yang dalam komunikasi mereka tidak memperhatikan sedikitpun hak-hak umat yang mesti kita tunaikan.



7. Memadukan pilar-pilar yang sempurna dalam penguasaan ilmu.

Manhaj Al Azhar sejak dulu kala telah eksis sepanjang masa dalam membina anak-anaknya untuk memahami bahwa ilmu itu terdiri dari tiga komponen utama: pertama, sumber dan dalil-dalil yang terdiri dari Al Qur`an, sunnah, ijma` dan qiyas. Kedua, manhaj yang terpercaya dan tertata dengan sistematis dalam pemahaman tekstual syariat dan cara menganalisa serta metode menelurkan makna-maknanya. Ketiga, karakteristik, kemampuan, dan kepakaran yang dimiliki oleh seseorang yang menekuni ilmu, mendalaminya dan menjadi pakar spesialisasi di dalam ilmu-ilmu syariat. Karena masdar saja tidak akan menghasilkan ilmu dan mendatangkan hidayah, sehingga didukung oleh metodologi yang matang dan terpercaya dalam pemahaman seorang yang memiliki keahlian, ketika Ia menekuni sebuah ilmu.



Sedangkan manhaj lainnya, telah mencabik-cabik ilmu dan menjadikannya lumpuh. Sehingganya seseorang tidak akan mengenali ilmu kecuali mengetahui dalil tanpa memahami korelasi yang ditunjukkan oleh dalil! Manhaj itu juga tidak memahami metode mengumpulkan berbagai dalil yang ada di dalam satu masalah tertentu, kemudian metode menyelaraskan, menyusun, memahami, menganalisa dengan memperhatikan keadaan orang yang memahaminya, dan memastikan bahwa kemampuan, bakat dan kapabalitasnya buntu terhadap semua itu.



Idealnya, pilar-pilar ilmu yang paripurna adalah ketika seseorang mampu menggabungkan antara ilmu–ilmu tekstual syariat (naqal) dengan ilmu-ilmu logika (aqal), sehingga Ia mampu melihat segala sesuatu dengan kedua mata kepalanya sendiri. Dan Ia mampu untuk mengkompromikan dan memahami dengan komprehensif serta mendalami corak keilmuan yang membentuk paradigma dunia, sehingganya Ia bisa untuk menyampaikan rambu-rambu agama ini kepada seluruh dunia.



8. Berpegang teguh dan memberdayakan turats (warisan) umat, merintis jalan bersamanya, kontiniutas berjalan dengannya dan membangun pemahaman di atas pemahamannya.

Diantara keistimewaan yang paling menonjol dari manhaj Al Azhar adalah bahwa manhaj Al Azhar sangat memprioritaskan terhadap penguasaan turats (warisan) umat dalam berbagai ilmu yang variatif dan memiliki hubungan yang sangat erat dengan turats tersebut. Melalui turats, manhaj Al Azhar dikenal keorisinilan dan nilainya yang beghitu mahal. Dengan turats, mereka mengetahui cara menfilter semua yang bermanfaat dan bernilai agung, mengetahui bagaimana cara membangun keilmuan di atasnya, dan bagaimana cara menyandarkan kepadanya.



Sangat beda halnya dengan berbagai manhaj lainnya yang membuat jurang dan jarak bahkan berani menyesatkan turats umat islam.





Disadur dan diterjemahkan oleh Alnofiandri Dinar dari risalah "Al Ihya`ul Kabir Li Ma`alimil Manhajil Azharil Munir", yang ditulis oleh Syaikh Usamah Al Sayyid Mahmud Al Azhary, Pengajar hadits dan ilmu-ilmunya di Masjid Al Azhar Kairo Mesir.


Pesan untuk kita

Cahaya Di Wajah Ummat
Kamis, 07 Juli 05 - by : ghodiy

Oleh : Ust. Rahmat Abdullah

[ usahamulia.net ] Dalam satu kesatuan amal jama’i ada orang yang mendapatkan nilai tinggi karena ia betul-betul sesuai dengan tuntutan dan adab amal jama’i. Kejujuran, kesuburan, kejernihan dan kehangatan ukhuwahnya betul-betul terasa. Keberadaannya menggairahkan dan menenteramkan. Namun perlu diingat, walaupun telah bekerja dalam jaringan amal jama’i, namun pertanggungjawaban amal kita akan dilakukan di hadapan Allah SWT secara sendiri-sendiri.

Karenanya jangan ada kader yang mengandalkan kumpulan-kumpulan besar tanpa beru-saha meningkatkan kualitas dirinya. Ingat suatu pesan Rasulullah SAW: Man abtha-a bihi amaluhu lam yusri’ bihi nasabuhu (Siapa yang lamban beramal tidak akan dipercepat oleh nasabnya ).

Makna tarbiah itu sendiri adalah mengharuskan seseorang lebih berdaya, bukan terus-menerus menempel dan tergantung pada orang lain. Meskipun kebersamaan itu merupakan sesuatu yang baik tapi ada saatnya kita tidak dapat bersama, demikian sunahnya. Sebab kalau mau, para sahabat Rasulullah SAW bisa saja menetap dan wafat di Madinah, atau terus menerus tinggal ber-mulazamah tinggal di masjidil Haram yang nilainya sekian ra-tus ribu atau di Masjid Nabawi yang pahalanya sekian ribu kali. Tapi mengapa makam para Sahabat tidak banyak berada di Baqi atau di Ma’la. Tetapi makam mereka banyak bertebaran jauh, beribu-ribu mil dari negeri mereka.

Sesungguhnya mereka mengutamakan adanya makna diri mereka sebagai perwujudan firman-Nya: Wal takum minkum ummatuy yad’una ilal khoir. Atau dalam firman-Nya: Kuntum khoiro ummati ukhrijat linnasi (Kamu adalah sebaik-baiknya ummat yang di-tampilkan untuk ummat manusia. Qs. 3;110). Ummat yang terbaik bukan untuk disem-bunyikan tapi untuk ditampilkan kepada seluruh ummat manusia. Inilah sesuatu yang sangat perlu kita jaga dan perhatikan. Kita semua beramal tapi tidak larut dalam kesendirian. Hendaklah ketika sendiri kita selalu mendapat cahaya dan menjadi cahaya yang menyinari lingkungan sekitarnya.

Jangan ada lagi kader yang mengatakan, saya jadi buruk begini karena lingkungan. Mengapa tidak berkata sebaliknya, karena lingkungan seperti itu, saya harus mempenga-ruhi lingkungan itu dengan pengaruh yang ada pada diri saya. Seharusnya dimanapun dia berada ia harus berusaha membuat kawasan-kawasan kebaikan, kawasan cahaya, kawas-an ilmu, kawasan akhlak, kawasan taqwa, kawasan al-haq, setelah kawasan-kawasan tadi menjadi sempit dan gelap oleh kawasan-kawasan jahiliyah, kezaliman, kebodohan dan hawa nafsu. Demikianlah ciri kader PK, dimanapun dia berada terus menerus memberi makna kehidupan. Seperti sejarah da’wah ini, tumbuh dari seorang, dua orang kemudian menjadi beribu-ribu atau berjuta-juta orang.

Sangat indah ungkapan Imam Syahid Hasan Al Banna, "Antum ruhun jadidah tarsi fi ja-sadil ummah". Kamu adalah ruh baru, kamu adalah jiwa baru yang mengalir di tubuh ummat, yang menghidupkan tubuh yang mati itu dengan Al-Qur’an.

Jangan ada sesudah ini, kader yang hanya mengandalkan kerumunan besar untuk mera-sakan eksistensi dirinya. Tapi, dimanapun dia berada ia tetap merasakan sebagai hamba Allah SWT, ia harus memiliki kesadaran untuk menjaga dirinya dan taqwanya kepada Allah SWT, baik dalam keadaan sendiri maupun dalam keadaan terlihat orang. Kemana-pun pergi, ia tak merasa kesunyian, tersudut atau terasing, karena Allah senantiasa ber-samanya. Bahkan ia dapatkan kebersamaan rasul-Nya, ummat dan alam semesta senanti-asa.

Kehebatan Namrud bagi Nabi Ibrahim AS tidak ada artinya, tidaklah sendirian. ALLAH bersamanya dan alam semesta selalu bersamanya. Api yang berkobar-kobar yang dinya-lakan Namrud untuk membinasakan dirinya, ternyata satu korps dengannya dalam menu-naikan tugas pengabdian kepada ALLAH. Alih-alih dari menghanguskannya, justeru ma-lah menjadi "bardan wa salaman" (penyejuk dan penyelamat). Karena itu, kader sejati yakin bahwa Allah SWT akan senantiasa membuka jalan bagi pejuang Da’wah sesuai dengan janji-Nya, In tansurullah yansurukum wayu sabit akdamakum (Jika kamu meno-long Allah, Ia pasti akan menolongmu dan mengokohkan langkah kamu)

Semoga para kader senantiasa mendapatkan perlindungan dan bimbingan dari Allah SWT ditengah derasnya arus dan badai perusakan ummat. Kita harus yakin sepenuhnya akan pertolongan Allah SWT dan bukan yakin dan percaya pada diri sendiri. Masukkan diri kedalam benteng-benteng kekuatan usrah atau halaqah tempat Junud Da’wah melingkar dalam suatu benteng perlindungan, menghimpun bekal dan amunisi untuk terjun ke arena pertarungan Haq dan bathil yang berat dan menuntut pengorbanan.

Disanalah kita mentarbiah diri sendiri dan generasi mendatang. Inilah sebagian pelipur kesedihan ummat yang berkepanjangan, dengan munculnya generasi baru. Generasi yang siap memikul beban da’wah dan menegakan Islam. Inilah harapan baru bagi masa depan yang lebih gemilang, dibawah naungan Alqur-an dan cahaya Islam rahmatan lil alamin.


Ilmu

Mobil terbang yang bikin heboh akhir tahun lalu, akhirnya mendapat izin terbang dari Federasi Administrasi Penerbangan (Federal Aviation Administration/FAA) Departemen Transportasi AS. Dengan izin ini, mobil bernama Terrafugia Transition itu sudah dapat memulai produksi pada model komersialnya.



Hanya saja, sebelum dijual untuk umum, FAA mengharuskan beberapa perubahan pada kokpit Terrafugia demi keamanan sopir yang juga pilot mobil terbang ini. Selain itu, pengendara mobil ini harus memiliki lisensi olahraga terbang. Sopir atau pilot bisa mendapatkan lisensi ini setelah menjalani 20 jam latihan terbang.



CEO Terrafugia, Carl Dietrich, mengatakan bahwa ini adalah terobosan dalam dunia mobilitas pribadi. “Perjalanan sekarang menjadi terintegrasi, mulai dari tanah langsung mengudara. Itulah yang diimpikan peneliti penerbangan sejak tahun 1918,” ujarnya.



Rencananya, mobil terbang yang akan dilepas ke pasaran pada 2011 ini akan dibandrol sekitar 194.000 dolar atau Rp 1,78 miliar . Di udara, Terrafugia bisa terbang hingga 115 mph atau sekitar 450 mil per jam. Sayap pada mobil terbang ini dapat dilipat sehingga dapat disimpan di dalam garasi standar.



Mobil terbang ini dirancang untuk lepas landas dan mendarat di bandara setempat dan mengemudi di jalan mana pun. Transformasi dari pesawat ke mobil mengambil pilot kurang dari 30 detik.

Terrafugia yang dilepas ke pasaran nanti akan dilengkapi fitur keamanan tambahan, seperti airbag, pelindung kokpit dan juga penyerap energi ruang hampa.



Mobil terbang ini dikembangkan lulusan MIT (Massachusets Institute of Technology). Hingga kini, Terrafugia hanya bisa mengangkut pilot dan seorang penumpang.

penemuan

10 penemuan terbaru tahun ini yang paling top!!
Ini dia 10 spesies paling top yang ditemukan tahun ini, termasuk di dalamnya seekor tikus raksasa, cacing tanpa paru-paru, dan laba-laba vegetarian! Langsung aja!

10. Ubur-ubur "Pelangi"

Seorang ahli ubur-ubur bernama Lisa Gershwin menangkap spesies tidak dikenal pada awal bulan maret lalu ketika sedang berenang di laut dekat sebuah pulau Tasmania di Australia. Ubur-ubur ini tidak memancarkan cahaya sendiri, seperti ubur-ubur lain lakukan. Sebaliknya, ubur-ubur ini memantulkan cahaya yang masuk ke tubuhnya.


9. Kuda Laut Walea

Kuda laut ini adalah kebanggaan buat Indonesia, karena kuda laut ini ditemukan di laut pulau Walea, Sulawesi. Kuda laut ini ditemukan berkat ketajaman mata para penyelam yang mengambil gambarnya di laut pulau Walea, yang kemudian diberi nama kuda laut Walea. Kuda laut ini memiliki tinggi 2,5 centimeter dan merupakan hewan terkecil diantara hewan vertebrata (bertulang belakang).


8. Ikan "Jelly"

Sebuah ikan aneh berkaki panjang (dua meter panjangnya!) ditemukan tewas mengambang di lepas pantai Bahia, Brazil pada September lalu. Setelah dilakukan penelitian, ternyata ikan itu adalah ikan jenis langka bloblike dari laut bagian dalam. Ikan ini kemudian diberi nama jellynose fish, karena bentuk tubuhnnya yang lembut, hidung yang pesek dan tubuhnya tidak memiliki cangkang serta langsing.


7. Sepasang Laba-laba "Aneh"

Betina dari spesies laba-laba ini memiliki panjang kaki hingga 5 inchi (12 centimeter), sedangkan yang jantan hanya kira-kira satu inchi (2,5 centimeter). Laba-laba ini adalah hewan langka di dalam habitatnya di selatan afrika dan madagascar (meskipun mereka tidak masuk dalam film Madagaskar). Keunikan lain dari laba-laba ini adalah jaring yang dibuatnya berukuran raksasa dapat mencapai hingga tiga kaki (satu meter) lebarnya.


6. Tikus "Raksasa"

Pertama kali ditemukan di kawah dari gunung berapi non aktif Bosavi di Papua New Guinea. Gunung berapi raksasa ini mempunyai kawah dengan lebar sekitar 2,5 mil dan dikelilingi oleh dinding setinggi hampir 1,5 mil. Tikus ini memiliki berat 3,5 pon, dan panjang sekitar 32 inchi dari hidung sampai ke ekor, memiliki bulu berwarna perak agak abu-abu, dengan bulu tipis seperti dari wol.


5. Laba-laba "Vegetarian"

Hewan berkaki delapan yang diberi nama Bagheera Kiplingi itu, hidup di Amerika Tengah khususnya Meksiko dan Costa Rika. Laba-laba vegetarian yang besar tubuhnya hanya seukuran kuku orang dewasa itu memangsa ujung daun akasia. Dari pengamatan yang dilakukan menggunakan rekaman video dan analisis kimia menunjukkan laba-laba tersebut tetap mendapatkan sebagian besar makanan dari tumbuhan. Populasi di Meksiko memperoleh 90 persen makanan dari jaringan tumbuhan dan sisanya larva semut, nektar, dan lainnya.


4. Hiu "Seksi"

Spesies baru ini diberi nama Hydrolagus Melanophasma atau nama lainnya adalah hiu hantu hitam. Hiu ini ditemukan di perairan California. Tidak seperti hiu pada umumnya, hiu jantan memiliki organ seksual pada dahinya berbentuk seperti tanduk.


3. Cacing "Raksasa"

Sebuah spesies amfibi baru dapat bertahan hidup di atas tanah tanpa lubang hidung, paru-paru, atau kaki, makhluk ini kemudian diberi nama Caecilita iwokramae. Pertama kali ditemukan di Guyana, makhluk ini adalah bagian dari kelompok amfibi yang dikenal sebagai Caecilian. Hanya ada satu spesies Caecilian lain yang diketahui hidup tanpa paru-paru. Secara umum, kehadiran paru-paru adalah salah satu karakteristik kunci yang membuat amfibi berbeda dari ikan. Caecilita hidup di darat dan hanya 4,4 inci (11 cm), sementara panjangnya mencapai 27,5 inci (70 cm).


2. Ikan "Drakula"

Ikan yang jantan memiliki taring seperti dracula sehingga ikan ini diberi nama Danionella Dracula. Ditemukan di London's Natural History Museum di dalam sebuah tangki dari akuarium ikan. Ikan ini sebenarnya ditangkap di Myanmar (Burma) dan dikirim ke museum di London. Pada kenyataannya taring yang dimiliki ikan ini tidaklah digunakan untuk memburu mangsanya akan tetapi untuk bertarung dengan sesamanya.

1. Burung yang sudah Punah

Spesies burung ini dulu hanya dapat kita lihat pada gambar-gambar di museum hewan karena burung ini dianggap telah punah dari dunia ini oleh para ahli, akan tetapi tahun ini ditemukan kembali di Filipina, hanya saja ketika ditemukan burung ini dalam perjalanannya menuju ke panci untuk dimasak! Burung ini ditemukan oleh seorang pemburu burung di pulau Luzon, Filipina.

ibroh

Cermin seekor Burung
September 20th, 2006
Ketika musim kemarau baru saja mulai. Seekor burung pipit mulai merasakan tubuhnya kepanasan, lalu mengumpat pada lingkungan yang dituduhnya tidak bersahabat. Dia lalu memutuskan untuk meninggalkan tempat yang sejak dahulu menjadi habitatnya, terbang jauh ke utara, mencari udara yang selalu dingin dan sejuk.
Benar, pelan pelan dia merasakan kesejukan udara, makin ke utara makin sejuk, dia semakin bersemangat memacu terbangnya lebih ke utara lagi.
Terbawa oleh nafsu, dia tak merasakan sayapnya yang mulai tertempel salju, makin lama makin tebal, dan akhirnya dia jatuh ke tanah karena tubuhnya terbungkus salju.
Sampai ke tanah, salju yang menempel di sayapnya justru bertambah tebal. Si burung pipit tak mampu berbuat apa apa, menyangka bahwa riwayatnya telah tamat.
Dia merintih menyesali nasibnya. Mendengar suara rintihan, seekor kerbau yang kebetulan lewat menghampirinya. Namun si burung kecewa mengapa yang datang hanya seekor kerbau. Dia menghardik si kerbau agar menjauh dan mengatakan bahwa makhluk yang tolol tak mungkin mampu berbuat sesuatu untuk menolongnya.
Si kerbau tidak banyak bicara, dia hanya berdiri, kemudian kencing tepat di atas burung tersebut. Si burung pipit semakin marah dan memaki maki si kerbau. Lagi-lagi si kerbau tidak bicara, dia maju satu langkah lagi, dan mengeluarkan kotoran ke atas tubuh si burung. Seketika itu si burung tidak dapat bicara karena tertimbun kotoran kerbau. Si Burung mengira lagi bahwa mati tak bisa bernapas.
Namun perlahan lahan, dia merasakan kehangatan, salju yang membeku pada bulunya pelan-pelan meleleh oleh hangatnya tahi kerbau, dia dapat bernapas lega dan melihat kembali langit yang cerah. Si burung pipit berteriak kegirangan, bernyanyi keras sepuas puasnya.
Mendengar ada suara burung bernyanyi, seekor anak kucing menghampiri sumber suara, mengulurkan tangannya, mengais tubuh si burung dan kemudian menimang nimang, menjilati, mengelus dan membersihkan sisa-sisa salju yang masih menempel pada bulu si burung. Begitu bulunya bersih, si burung bernyanyi dan menari kegirangan, dia mengira telah mendapatkan teman yang ramah dan baik hati.
Namun apa yang terjadi kemudian, seketika itu juga dunia terasa gelap gulita bagi si burung, dan tamatlah riwayat si burung pipit ditelan oleh si kucing.
Hmm… tak sulit untuk menarik garis terang dari kisah ini, sesuatu yang acap terjadi dalam kehidupan kita: halaman tetangga tampak selalu lebih hijau; penampilan acap menjadi ukuran; yang buruk acap dianggap bencana dan tak melihat hikmah yang bermain di sebaliknya; dan merasa bangga dengan nikmat yang sekejap. Burung pipit itu adalah cermin yang memantulkan wajah kita…

cerpen

Saudaraku
Fajar mulai menyingsing, sang kokkok memanggil penghulu eh ke hulu, tanda datangnya hidup baru. Membawa berita baru. Bukan cerita lucu, tapi berita yang lumayan seru. Dua gedung pencakar langit biru di Amerika runtuh dan mengakibatkan korban yang jumlahnya lebih dari seribu (menurut isu). Amerika geger, dunia ikut geger. Ada sorak kegembiraan bagi yang terlanjur benci Amerika. Ada rasa takut di kalangan penjilat. Negara adidaya kecolongan. Sepertinya mustahil. Tapi itulah kenyataannya. Di atas langit ada langit. Agar dunia tahu dan sadar siapa Tuhan manusia. Allah Yang Maha Kuasa.Yang Maha berkehendak. Tak ada sesuatu yang terjadi kecuali atas kehendak-Nya.
"Ini pasti ulah si Islam.. !!!teriak Amerika garang.
“Mas…mas jangan sembarangan nuduh ye. Islam tuh orangnye baek-baek. Super toleran ama orang laen,” bantah bang Izzat kesal sambil menudingkan jarinya ke arah Amerika.
“Nggak! Pokoknya ini pasti kerjaannya Arab si biang kerok bin laden itu!”
“Wah… itu sih sentimen namanya bung.”
“Bodo amat. Amat aja nggak bodo. Saudara mau apa? Kalo saya bilang Islam ya Islam. Dunia kan milik saya sekarang, tahu? saya mau begini kek, mau begitu kek, apa urusan kamu?”
Sebagai orang Islam yang tulen, mendengar begitu bang Izzat tambah naek darah, ”Heh, jangan mentang-mentang preman ye, berani seenaknya. Saya bilangin aja, Islam nggak bakal pernah nyakitin orang sebelum disakiti, Bung. Emang sekarang Islam lemah tapi ingat semut pun kan marah bila terlalu.”
“Maksud saudara… ?” tanya Amerika dengan nada mengejek.
“Iya, saudara seenaknya saja menuduh tanpa bukti yang jelas. Merasa ada yang mengusik sedikit maen tarik, maen gebuk. Emangnya kami beduk!? Saudara menuduh si Islam teroris lantaran korban yang jumlahnya belum seberapa dibanding korban orang-orang Palestina yang dihabisi Israel. Apakah saudara telah lupa siapa yang meledakkan bom atom di Heroshima? Berapa jumlah korban orang-orang tak berdosa di sana hah? Coba jawab… jawab...siape yang teroris, siape?” sambil menarik kerah baju Amerika karena sudah saking keselnya.
Amerika menepis tangan bang Izzat dan dengan congkak ia malah balas marah, ”Eh...eh...eh berani ya? Apa anda tidak sadar dengan siapa anda sedang berhadapan? Belum pernah kelilipan rudal ya? Ha…ha…ha….. Pengawal, tangkap ini orang. Interogasi dia. Mungkin dia punya hubungan dengan bin laden."
“Siap, tuan!” Pengawal-pengawal dengan serentak menangkap bang Izzat. Sementara si Kuwait, Pakistan, Saudi, dan laen-laennya hanya menonton kejadian itu saja.
”Hei, arab-arab dungu! kenape ente-ente pade diem aje, bertindak dong, bertindak! Bang Izzat terus diseret menjauh hingga tak terdengar suaranya lagi.
‘’Hei Arab, perlu suadara-saudara ketahui, bahwa seluruh Eropa sudah mendukung Amerika. Apakah saudara mau seperti bang Izzat? kalian harus membantu kami menangkap bin Laden keparat itu, mengerti ?
‘’Mengerti, tuan!” jawab arab-arab serentak.
“Ha…ha...ha… bagus...bagus,” tawa Amerika bangga.
“Tapi bin Laden itukan masih family kami tuan,” kata salah satu Arab.
“Heh, jangan banyak komentar! Saudara mau tetap memimpin Arab tidak? Atau saudara mau kami menggulung negeri kalian?
“Kaen kali, maen gulung aja,” gerutu salah satu Arab.
‘’Apa kamu bilang? Tanya Amerika.
“He...he...he...nggak tuan.”
“Cengingisan! Gue gembuk juga luh”..!bentak amerika.
“Jangan tuan ..jangan.. kami siap deh ngorbanin saudara sendiri asal kami tetep hidup bahagia”.
Mereka pun pergi menghubungi si afghanistan meminta agar menyerahkan bin laden yang diperkirakan bersembunyi disitu.
“Walaupun tidak ada ikatan darah dengan bin laden kami tidak akan menyerahkan saudara seaqidah kami, meskipun perang yamg akan kami hadapi”. Tegas afghanistan.
“jangan sok mantap deh ghan..! amerika tuh”. Rayu si arab.
“Nggak peduli, amerika kek, ame rino kek, ame siape kek. Yang penting islam” kata afghan.
“Wah, kalo begini caranya bisa perang beneran ini, kacau dah…kacau. Udah ah pokoknya nggak mau tahu. Kalo tambah ba-by ok” dengan langkah kecewa arab meninggalkan afghan.
Semua yang dianggap punya hubungan dengan bin laden di sikat habis. Sampai tiba saatnya hari eksekusi bang Izzat. Dengan disaksikan orang banyak amerika ingin menunjukan powernya.
“saudara-saudara sekalian, inilah contoh kawanan teroris yang mengganggu dunia. Sekarang kita akan saksikan kematiannya bersama”. Tembaaak….perintah amerika.
Dor..dor…dor…gubrak . tubuh sang mujahid bang Izzat jatuh dari ranjangnya.
Berhubung bang Izzat udah bangun, abang minta maaf nggak bisa ngelanjutin ngimpinya lagi. Abang mau qiyam dulu. Ngimpi ini abang kasih judul Hidup mulia atau Mati syahid. Sampai ketemu di edisi bang Izzat yang baru.

Bang Muchtar

lirik nasyid

FREEDOM
Gathered here with my family
My naighbours and my friends
Standing firm together against oppression holding hands
It doesn’t metter where you’re from
Or if you’re young, old, women or man
We’re here for the same reason, we want to take back our land
Oh God thank you
For giving us the strength to hold on
And now we’re here together
Calling you forfreedom, freedom
We know you can hear our call ooh...
We’re calling for freedom, fighting for freedom
We know you won’t les us fall oh...
We know you’re here whit us
No more being prisoners in our homes
No more being afraid to talk
Our dream is just to be free, just to be free
Now when we’ve taking our first step
Towards a life of complete freedom
We can see our dream getting closer and closer, we’re almost there
Oh God thank you
For giving us the strength to hold on
And now we’re here together
Calling you forfreedom, freedom
We know you can hear our call ooh...
We’re calling for freedom, fighting for freedom
We know you won’t les us fall oh...
We know you’re here whit us
I can feel the pride in the air
And it makes me strong to see everyone
Standing together holding hands in unity
Shouting out load demanding their right for freedom
This is it and we’re not backing of
Oh God we know you hear our call
And we’re calling you for freedom, freedom
We know you can hear our call ooh...
We’re calling for freedom, calling for freedom
We know you wan’t let us fall oh...
We know you’re here whit us

untuk kita


Tauladan dalam Tarbiah Dzatiyah 1.

            Mungkin kata kata ini tak lagi asing ditelinga kita, bahkan mungkin ada sebagian dari kita sudah terbiasa mengkonsumsi dua kata yang bermakna ini... Tarbiyah Dzatiyah (pendidikan diri).
Dizaman yang dipenuhi dengan segala kecanggihan serta kebebasan ini, banyak dari saudara kita bahkan diri kita sendiri tak menyadari akan merosotnya sebuah kualitas pendidikan bagi diri, banyak dari kita yang terhimpit oleh kolaborasi budaya dan kebiasaan barat yang menghanyutkan, dan tak sedikit pula yang talah tenggelam olehnya...
Sekarang, marilah kita kembalikan ingatan kita sejenak melintasi kurun kurun waktu yang lampau untuk melihat sebuah kecemerlangan Tarbiyah Dzatyah  ini...
Keluarga Nabi Ibrahim AS.
            Ummu isma’il tak berhasil mencari jawaban dari Nabi Ibrahim kenapa sang suami tega meninggalkan mereka di lembah tak bertanaman, tanpa kerabat dan bekal, kecuali sekantung makanan dan minuman untuk hari itu. Maka ia mencoba mencari pertanyaan lain yang mencairkan segala yang beku, membukakan segala yang buntu, dan memudahkan segala yang mustahil: “Allah kah yang menyuruhmu meninggalkan kami disini?” tanya ummu Isma’il. “Ya” jawab Ibrahim. “Bila demikian maka Ia tak akan menyia nyiakan kami disini”. Saut Ummu Isma’il.
Pada kondisi yang paling kritis dan dilematis itu, ia  berhasil mengambil keptusan terbaik. Padahal sangat manusiawi, seandainya ia meminta kepada Allah agar melimpahkan makanan.  Tapi yang dilakukan justru berdoa agar keturunannya menegakkan shalat, agar sebagian umat mencintai mereka, baru kemudian ia meminta agar Allah memberikan mereka rezki buah buahan. (QS.14:37). Ya, beliaulah seorang pemimpin visioner.

lirik nasyid


Sesungguhnya

Sebenarnya...
Hati ini cinta kepadaMU
Sebenarnya...
Diri ini rindu kepadaMU
Tapi aku tidak mengerti
Mengapa cinta masih tak hadir
Tapi aku tidak mengrti
Mengapa rindu belum berbunga
Sesungguhnya walau kukutip semua permata didasar lautan
Sesungguhnya walauku siram dengan air hujan dari tujuh langitMU
Namun cinta takkan hadir, namun rindu takkan berbunga
            Kucoba menghulurkan sebuah hadiah kepadaMU
            Tapi mungkin karena isinya tidak sempurna tiada seri
            Kucoba menyiramnya agar tumbuh dan berbunga
            Tapi mungkin kerna airnya tidak sesegar telaga kautsar
Sesungguhnya walau kukutip semua permata didasar lautan
Sesungguhnya walauku siram dengan air hujan dari tujuh langitMU
Namun cinta takkan hadir, namun rindu takkan berbunga
Jika tidak menharap rahmatMU
Jika tidak menagih simpati padaMU ya ALLAH
            Tuhan hadiahkanlah kasihMU kepadaku
Tuhan kurniakanlah rinduku kepadaMU
Mogaku tau syukurku hanyalah milikMU

kita bersama


         Bersama kita jaya

Dalam bukunya seorang ulama menghimbau bagi seluruh umat islam dan terkhususnya bagi para penuntut ilmu...
  • 1.       Kita sebagai seorang muslim seharusnya harus ikut dalam revolusi keilmuan modern baik secara materi maupun ikut andil dalam mengembangkan sebuah teori keilmuan tersebut .
  • 2.     Kita seorang muslim telah seharusnya menjadi penguasa bagi ciptaan  yang Allah ciptakan untuk kita hambanya, jangan hanya bisa terperangah dengan temuan temuan orang barat.
  • 3.     Dengan ikut andilnya kita dalam perkembangan ilmu teknologi dan ilmu medis akan mendatangkan manfaat yang besar, karna seorang muslim akan terikat dengan agamanya, ia akan memutuskan dan menetapkan apa apa yang diizinkan oleh Sang KHALIK...
  • 4.    Dan perkembangan itu akan semakin baik dan bermanfaat apa bila ilmuan tersebut memiliki korelasi dengan para ulama, yang mana para ulama akan lebih mudah dalam menelaah hukum temuan serta perkembangan tersebut...
Saudaraku yang kucintai karna Allah, tibalah saatnya bagi kita para Syabab untuk melanjutkan amanah mulia tersebut, tibalah masanya bagi kita untuk melanjutkan estafet keilmuan ini...
Allah berfirman yang artinya:
niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Mari kita bersama membuat gembrakan baru bagi dunia ini, satukan visi dan misi kita...
Mari kita Wujudkan Riset Center yang kita impikan, mari bersama kita wujudkan...
Impian RAIS ku

untuk kita


Ya, teringat kembali masa masa indah ketika masih berada di Ma’had dahulu, masa masa bersama para saudara tercinta dan masa masa indah bersama para asatiz yang senantiasa membimbing untuk menjadi seorang yang berakhlak mulia... Indah dan benar benar indah untuk dikenang... tak terasa masa itu mengalir begitu cepat, saat saat tertawa bersama, bergurau serta menangis bersama dimasa itu seakan menggerogoti isi fikiran ini...
Dan sekarang 6 bulanpun telah berlalu kita lewati dengan keberadaan dan kesibukan yang berbeda beda, tapi apakah percikan percikan kebaikan yang pernah kita semarakkan itu masih menempel pada diri kita yang hina ini, atau ia telah hilang sedikit demi sedikit terbang ditiup kesibukan dunia ini atau bahkan na’uzubillah, percikan itu telah kita cuci bersih dari diri kita... Memang, lingkungan sangatlah mempengaruhi kepribadian seseorang, maka marilah kita bersama untuk mencari lingkungan yang membuat hati dan keimanan ini selalu meningkat... mari kita berusaha untuk kembali menghadirkan kebiasaan kebiasaan baik yang pernah kita dapatkan dahulu...
Ingat impian kita... ingat visi kita dan siapkan Misi kita... mari kita sukses dunia dan Akhirat bersama sama... tetaplah tersenyum menghadapi ejekan dunia yang fana ini dan tetaplah bersemangat menghadapi rintangan yang menghadang...
Allahu ma’ana...
For us... n spesialy for my PIAR frien’s... MISS U ALL

Postingan Lebih Baru Postingan Lama

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger news